Apa Korelasi “Funk” dengan “Punk” ?

image

Pada perjalanan berkendara dari kota asal untuk singgah sebentar ke kota Bukittinggi, lagu Overpowered By Funk dari The Clash mengilhami gua untuk nulis ini. Meski tidak terlalu paham dengan hentakan-hentakan ritmik dari funk itu sendiri, gua penasaran karena secara estetis hampir mirip dengan punk. Ya, sesimpel itu, yang gua permasalahkan cuma perbedaan satu huruf di kata yang mungkin sering kisana sekalian temui. Perbedaan huruf “P” dengan huruf “F” tersebut yang kemudian mengganggu sehingga gua penasaran untuk mencari faktanya dimana lagi kalau bukan in to the ter to the net. Gua sendiri suka sama ritme pendek dan riff-riff gitar tajam ala funk yang Cuma di musik ini kalian bisa berdansa sesuai irama mengangguk-angguk dengan bibir menye-menye. Ambient dari musik ini akan lebih terasa ketika dinikmati di bawah terik matahari bagaikan berada di suburb perkotaan afrika ditemani sebotol cola yang segar dan merangsang kisana sekalian untukskipping down to the beat.

Konon musik ini merupakan musik yang berasal dari afrika yang terpengaruh soul dan jazz ditemani hentakan perkusi yang memiliki ritme yang khas. Nama Jimi Hendrix lah musisi pertama yang memadukan tone funk kedalam musiknya menjadi irama musik yang digandrungi dan juga ditiru oleh para musisi yang ada dijagad raya. Kemudian musik ini terus berkembang sehingga melahirkan funk rock di era 80’an seperti Iggy Pop dalam rekamannya yang bertajuk The Idiots atau Blondie di album Plastic Letters.

Ketika menyimak rekaman vanguard punk rock yaitu The Clash, hentakan funk akan terasa jelas di beberapa nomor lagu mereka seperti Magnificient Sevendan beberapa lagu lain di album Sandinista dan London Calling. Tidak bisa disangkal lagi ketika kita bisa mengatakan bahwa The Clash adalah band punk rock yang paling eksperimental di era awal punk. Komplotan ini yang membuka segala macam pembatas dari punk rock yang sangat rock ‘n roll di era awalnya.  Dari blues, rock ‘n roll, reggae, funk sampai dubstep dijajal oleh komplotan ini. Funk  menjadi ciamik ketika disandingkan dengan hingar bingar punk rock yang digemari anak muda Britania pada saat itu.

Ternyata sedikit ba

nyaknya “Funk” mempengaruhi “Punk” dan begitu juga sebaliknya yang saling melengkapi. Mungkin ketika funk yang berkembang di daratan Afrika lebih kepada hentakan dansa para rakyat disana dan dengan kejeniusan para punk rockers pada masa itu diselipkan nilai-nilai politis dan sosial pada lagunya sehingga musik yang mereka mainkan bisa diterima oleh warga negara yang lebih universal. Seperti lagu Fat Boy Slim yaitu yang bertajuk Funk in The Punk.

Punk to funk

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s